Rabu, 12 Agustus 2015

Impian Gadis Kecil

Hay temen-teman ini sekolahku sambil menunjukan sekolah megah anak gadis kecil itu menunjukan tempat dia sekolah kepada teman-temannya, temannya tercengang melihat sekolah bertingkat megah seperti itu. Teman-temannya pun menanyakan sesuatu, di sekolahmu ada tv nya ga? Ada kolam renangnya ga? Ada tempat bermain? Ada tempat makan yang enak? Satu persatu temannya menanyakan pertanyaan demikian, gadis kecil itu pun membalasnya, yang kalian sebutkan ada semua disekolahku, aku pergi sekolah di antar jemput oleh bis sekolah, setiap pagi di bis sekolah ada musiknya, dikasih jajanan banyak sekali, enak deh sekolahku ini, ucap gadis kecil itu dengan lugunga. Oh yah sekolahmu luar biasa, saya mau dong sekolah disekolahmu, dengan membusungkan dada si gadis kecil itu berkata kalian ga bakalan bisa sekolah disini, memang kenapa kami tidak bisa sekolah disini, iya iya kenapa? Teriakan anak yang lain, Karena sekolah ini hanya untuk orang berduit dan kalian tak bakalan mampu untuk sekolah disini, ini kan sekolah milik pemerintah, Kenapa kami tidak bisa sekolah disini? bukannya pemerintah menyediakan sekolah gratis untuk kami? Tanpa paham apa yang diomongkan anak tersebut hanya berkata ya pokoknya kalian ga bakalan bisa deh.
Tak lama ibunda gadis ini memanggil keyla ayo nak masuk mobil, gadis kecil itu pun menghampiri ibunda untuk masuk ke mobilnya, daah teman-teman aku pergi dulu ya, ucapnya ke semua teman, mau kemana bu? Pertanyaan gadis kecil itu, kita hari ini akan jalan-jalan ke taman hiburan, perkataan ibunda gadis kecil itu, hah? Serius bu? Ujar anak tersebut, iya sayang kita akan pergi kesana, yee asiik gadis itu terlihat riang gembira, nanti disana keyla boleh beli es krim tidak bu? Rengekan gadis kecil itu, tentu boleh dong sayang, kamu mau rasa apa? Jawab ibundanya, key mau rasa strawberry sama coklat bu, balas gadis kecil tersebut baik lah sayang nanti kita beli ya disana, iya kan yah? Balas ibunda sambil berbicara pada ayahnya yang sedang menyetir mobil, iya sayang nanti disana key boleh beli es krim yang key mau, jawab ayah gadis kecil tersebut. Setelah sampai disana key bermain dengan wajah yang riang bergembira. Keylaa panggilan sang ayah, tak lama key pun menghampiri ayahnya ada apa ayah? Ini es krim yang key mau, ucap ayah key, waaah es krim strawberry dengan coklat makasih ayah sambil kecup keningnya, ibu engga dicium sayang? Ucap ibu gadis kecil itu dengan cemburu, keyla menjawab iya ibu sambil kecup kening ibunda. Sudah yuk pulang, hari mulai gelap nanti terburu macet jalanan ajakan ibunda untuk pulang kerumah. Yuk ayah gadis kecil itu pun setuju.
Sesampainya dirumah gadis kecil itu langsung berlari kekamarnya, tak sabar untuk melihat boneka-boneka kesayangannya yang ditinggalnya saat pergi tadi. Susunan kamar yang megah, indah, bersih, sejuk dengan AC, gadis kecil itu pun bermain dengan bonekanya. Keyla, hay kenapa ga tidur sayang? ini kan sudah malam, besokan harus sekolah key, tidur ya sayang main bonekanya besok lagi, sini ibu dongengin kamu mau dongeng apa ucap ibu sambil mengelus-elus rambut key yang terurai panjang, key mau dongeng si kancil ibu, oke kita dongeng si kancil jawab ibunya, tak lama setelah ibunda gadis kecil itu menceritakan dongeng si kancil gadis kecil itu pun tertidur pulas. Sayang kamu hari ini cape sekali ya? Ucap ibunda gadis kecil itu sambil kecup keningnya dan mengucapkan selamat malam sayang mimpi indah.
Esok harinya keyla bangun dan bersiap untuk kesekolah, setelah dia keluar dari kamarnya dia pun turun untuk sarapan pagi bersama ibunda dan ayahanda tercinta, selamat pagi ibu selamat pagi ayah, teguran gadis kecil tersebut pada kedua orang tuanya. Pagi juga sayang ini sarapannya, ibu sudah menyiapakan susu coklat dan nasi goreng kesukaanmu, balas ibunya. Terimakasih ibu jawab keyla.
Jembuur suara air terguyur dimuka si gadis kecil tersebut, bangun kau apa jadi apa kau jam segini belum bangun, cepet siapkan makan, seorang wanita menyiram air dikoran tempat dia tidur dengan muka sadis dan nada emosi, iya ibu key bangun sambil menggigil muka membiru gadis kecil tersebut bangun dan bersiap untuk menyiapkan makanan untuk orang tuanya dan kakak-kakaknya, abis ini kau bersiap-siap ngamen bentakan ibunda gadis kecil tersebut. Iya bu jawab gadis kecil tersebut, ternyata kemegahan tersebut hanya mimpi belakang yang hanya ilusi sesaat saat dia tertidur malam tadi. Kenyataannya hidup gadis tersebut hanya gadis tak mampu yang memiliki sejuta mimpian dibenaknya yang tak mampu ia gapai, gadis kecil tersebut harus menanggung beban seberat dan sekejam seperti itu.
Boro-boro untuk sekolah bisa makan saja sudah untung untuk keluarga tersebut, saat mengamen dijalan dia melihat toko boneka disitu banyak boneka yang dipajang dinding-dinding toko, dia melihat dengan raut muka menginginkan tapi apa dayanya, dia hanya lah anak pemulung, mimpi nya semalam membuat dia bahagia walaupun hanya mimpi, yang akan lenyap ketika mata terbuka.
Dia adalah gadis kecil yang membutuhkan kasih sayang dari orang tuanya, yang tidak di dapatkannya selama ini, gadis kecil yang ingin dapat bersekolah seperti anak yang lain, bisa bermain dengan teman sebayanya bukan untuk bekerja mencari uang untuk makan, yang selama ini orang tuanya lakukan padanya. Mimpi yang sederhana tapi sulit terwujud karena faktor kemiskinan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar