Senin, 03 Agustus 2015

FENOMENA MUDIK DI INDONESIA


"Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu..."(Al-Baqarah 2: 185). Ramadhan bagi umat muslim merupakan bulan yang di tunggu karena pada bulan ramadhan umat muslim di wajibkan untuk berpuasa sebulan penuh kecuali bagi wanita yang berhalangan (haid), orang yang sedang sakit tidak dapat berpuasa, orang yang bekerja terlalu lelah, ibu-ibu hamil dan menyusui, orang tua yg sudah retah dan lain sebagainya semua hal tersebut dapat di ganti dengan membayarnya pada bulan-bulan berikutnya atau dengan membayar fidiah.

Penduduk Indonesia kebanyakan mencari rezeki di kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang, Bandung, Surabaya, Medan dan lain-lain. Penduduk Indonesia yang bertempat tinggal di Jakarta tidak semua berasal dari kota tersebut tapi kebanyakan berasal dari kampung atau kota-kota lain seperti Sunda dan Jawa. Karena Islam sebagai agama besar di Indonesia mengenalkan tradisi "mudik" dalam ajarannya. Dalam ajaran agama Islam patuh dan tunduk pada orang tua sangat lah penting dan besar manfaatnya. Pada bulan ramadhan mereka yang merantau akan berencana untuk pulang ke kampung halamannya untuk menengok dan mengunjungi keluarga yang ditinggalkan selama mereka merantau. Asal usul mudik dari jawa ngoko yang berarti mulih dilik yaitu pulang ke kampung halamannya untuk para perantau yang menempati wilayah yang bukan tempat kelahirannya dan hanya sementara saja.

Tradisi mudik di sangkut pautkan dengan adanya hari raya idhul fitri, awalnya pada saat pertengahan 1970-an karena pada saat itu Jakarta adalah salah satu kota yang ada di Indonesia mempunyai peningkatan kemajuan yang sangat cepet mulai dari ilmu, teknologi, pembangunan, politik, sosial dan budaya. Terjadinya kemajuan di Ibu kota Jakarta pada saat kepemimpinan yang di pegang oleh Ali Sadikin antara tahun 1966-1977 yang berhasil mengubah Jakarta sehingga menjadi lebih maju dan berkembang menjadi kota mentropolitan. Tak di sangka, sistem pemerintahan sentralistik yang di lakukan pada masa orde baru mendapatkan legitimasi sosiologis sehingga Ibukota dapat berkembang secara cepat dalam berbagai sektor dari pada kota-kota lain yang ada di Indonesia. Dalam sekejap Jakarta menjadi transenter berbagai bidang yaitu seperti politik, sosial, budaya dan pemerintahan. Menurut warga di kota-kota lain yang ada di Indonesia berpikiran bahwa Jakarta salah satu kota yang wajib mereka tempati, mereka berpikir Jakarta ladang rezeki untuk mencari nafkah ketimbang di kampung halaman mereka yang kecil hasil pendapatannya. Sehubungan adanya pemikiran demikian maka orang-orang yang bertempat tinggal di desa berbondong-bondong pindah ke Jakarta agar mereka hidup layak. Dapat dikatakan 80% warga perantauan menempati Jakarta hanya sekedar mencari sesuap nasi untuk hidup layak dengan berharap mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Sedangkan pendidikan para perantau terkadang tidak sesuai kriteria lowongan kerja yang dibutuhkan di Jakarta karena separuh lebih penduduk tidak mempunyai pendidikan yang terlatih dan hanya sekedarnya. Kesimpulannya, bahwa penduduk perantauan hanya menumpang mengadu nasib di Jakarta dan kebanyakan mereka dari golongan menengah kebawah ingin mencari keberuntungan sedangkan jiwa mereka masih melekat di kampung halaman. 

Tradisi tahunan ini berkembang sangat cepat dan terus berkembang bukan hanya di Jakarta tetapi di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Mudik juga dikenal di negara yang mayoritasnya berpendudukan muslim yaitu seperti Indonesia dan Bangladesh. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya dengan orang tua. Tempat mereka bekerja memberikan kelonggaran atau kata lainnya cuti bersama agar dapat berkumpul dan merasakan kebahagian.

Akan tetapi mudik selalu tidak terlepas dari sebuah permasalahan klasik. Permasalahan kendaraan sesuatu yang dapat di katakan menarik untuk di berbincangkan dalam tradisi mudik ini. Ini terjadi pada hari besar seperti sebelum hari raya maupun sesudah hari raya, perbincangan ini akan menjadi sesuatu yang menarik untuk di obrolkan. Kendaraan yang harus di sediakan pemerintah yaitu transportasi udara, laut, darat ataupun sungai dan danau untuk memfasilitasi para pemudik.  Persoalan yang dihadapi pemerintah sekarang pada transportasi adanya ketidak pastian maksudnya fasilitas yang tersedia dan kebutuhan tidak sesuai dengan banyaknya pemudik. Kewajiban pemerintah yaitu menfasilitasi kebutuhan para pemudik untuk mereka sampai pada tujuan dengan selamat, aman dan nyaman. Permasalahan ini yang nantinya akan menjadi serius oleh pemerintah karena jumlah pemudik yang melonjak tetapi jalan-jalan yang tersedia tidak cukup luas untuk di gunakan. Sehingga akan terjadi kemacetan yang sangat besar di setiap jalan para pemudik. Kondisi seperti ini berulang-ulang terjadi saat sebelum dan setelah hari raya idhul fitri berlangsung.

Penduduk yang mudik kebanyakan karena mereka mengikuti tradisi, tradisi ini mereka lakukan adanya kebiasaan dan kewajiban untuk menengok kampung halaman yang mereka tinggali oleh karenanya sepanjang jalan-jalan yang akan mereka lewati menjadi padat untuk para arus mudik. Tapi dengan adanya arus mudik,  penduduk yang memiliki rumah sepanjang arus perjalanan para pemudik akan mendapatkan penghasilan tambahan, mereka dapat menfaatkan untuk berjualan minuman ataupun sesuatu yang dibutuhkan para pemudik. Sudah barang tentu semua perhatian yang menyangkut fasilitas mudik lebaran banyak digunakan.  Fasilitas sosial/publik yang banyak digunakan saat mudik lebaran adalah :

1. Jalan; jembatan; penyeberangan
2. Transportasi ; darat, udara, laut,
3. Alat komunikasi ; telepon; radio; internet
4. Fasilitas ;Terminal, bandara, pelabuhan,
5. Jaminan dan fasilitas keamanan,
6. Jaminan dan fasilitas kesehatan
7. Tempat/fasilitas istirahat dalam perjalanan
8. Tempat/fasilitas makanan, minuman
9. Fasilitas ibadah
10. Fasilitas pengisian BBM dan yang lainnya

Fasilitas ini baik yang disediakan oleh pemerintah maupun masyarakat sendiri sehingga kenyamanan dan kelancaran mudik lebaran dapat berjalan lancar.

KEBIJAKAN PEMERINTAH
1. Kelembagaan dan Sarana Jalan Merujuk pada UU No. 38 tahun 2004 tentang Jalan, penanganan jalan merupakan bagian dari penyelenggaraan jalan yang dilaksanakan pemerintah sesuai dengan jenjang hirarki kewenangan dan status jalannya.  Otoritas pelabuhan ;udara, laut, penyeberangan Terminal bus, antar kota, antar provinsi, antar pulau.
Pelaksanaan kelembagaan teknis tentang jalan dilakukan oleh Dinas Binamarga, di bawah Departemen Pekerjaan Umum, Dinas Pekerjaan Umum tersebar di Kabupaten Kota seluruh Indonesia. Dalam pelaksanaan sehari-hari lembaga ini lembaga ini bertugas merencanakan melaksanakan dan mengevaluasi yang berhubungan dengan jalan, jembatan, serta bangunan jalan. Sesuai dengan masing-masing kewenangan maka sejumlah ruas jalan sepanjang pantai utara, juga ruas-ruas jalan di dalam kota/kabupaten dapat diatasi oleh pemerintah bersama-sama masyarakat. Lazimnya pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengambil kebijakan mengantisipasi dan mengatasi mudik lebaran antara lain :

a. Penambahan ruas jalan ; jaan utama dan jalan alternatif
b. Perbaikan ruas jalan
c. Fasilitas ruas jalan, bangunan jalan
d. Rambu-rambu lalu lintas

2. Penataan Peraturan dan Perundang- undangan.Berbagai aturan dan perudang-undangan.dibuat oleh pemerintah untuk mengatur lalu lintas sampai pada peraturan daerah. Kesemuanya merupakan kebijakan agar tercipta adanya kelancaran dalam perjalanan masyarakat sampai pada tujuan. Antara lain :

a. Undang-Undang nomor 13 tahun 1980 tentang Jalan
b. Peraturan Pemerintah nomor 26 tahun 1985
c. Pengaman Jalan dan pengaturan Lalu Lintas Pemerintah menyiapkan sejumlah personil untuk mengatur dan mengamankan jalan. Baik di jalan raya, dalam kota dan di luar kota. Bukan hanya personil tetapi juga marka jalan yang lengkap. Personil/ petugas pengatur dan pengaman jalan ;

-  Polisi
-  DLLAJR
- Petugas lain ; Satpol PP; Hansip; Pramuka Petugas pengamanan di jalan mengatur dan membantu kelancaran lalu lintas, kendaraan yang mogok, derek, dan servise mobil.

-. Lembaga Kesehatan Pemerintah menyediakan fasilitas kesehatan, dokter dan tenaga medis untuk selalu siap siaga setiap saat. Menyediakan rumah sakit sampai klinik dan Puskesmas tersebar di setiap kota sampai ke kecamatan. Membantu apabila terjadi kecelakaan lalu lintas maka para tenaga medis memeriksa dan mengobati , terutama daerah jalan protokoler.

Selain kebijakan pemerintah pusat, kepolisian dan pemerintah daerah juga memberikan kebijakan, salah satunya ialah kebijakan Polda Jawa Barat pada musim mudik lebaran tahun 2011 yang telah mendirikan 388 pos pengamanan, 155 pos pemantau dan 27 pos simpatik, dan 45 unit kamera sirkuit untuk mengidentifikasi kemacetan lalu lintas pada titik-titik rawan. Dinas Perhubungan Jawa Barat juga telah membuat kebijakan dengan mendirikan 8 Posko Mudik, yang bertugas dan berfungsi membantu kelancaran dan kemanan lalu lintas yang ada pada titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan lalu-lintas selama masa arus mudik dan masa arus balik sela kurang lebih H-10 dan H +10. Posko itu di Jawa Barat meliputi titik rawan kecelakaan dan kemacetan :

1. Cianjur
2. Bogor
3. Sumedang
4. Tasikmalaya
5. Ciamis
6. Purwakarta
7. Indramayu
8. Karawang.

Menurut Petugas Dinhub Jawa Barat Rico Herlambang, posko-posko itu berfungsi sebagai fasilitator keamanan dan kelancaran tetapi juga berfungsi sebagai tempat peristirahatan para supir/pengendara dan penumpang dalam perjalanan (rest area) Demikian juga di tempat-tempat lain di seluruh Indonesia, seperti tempat penyemberangan Merak – Bakahuni, Banyuwangi- Gilimanuk, Aras Roban Semarang serta yang lainnya.

Kesimpulannya yaitu mudik adalah tradisi yang di dasarkan kewajiban dan kebiasaan dari kebiasaan di Indonesia untuk pulang ke kampung halaman hanya sekedar menengok sanak saudara di kampung, banyaknya permassalahan yang terjadi ketika mudik seharusnya pemerintah menyediakan fasilitas setiap tahunnya untuk para pemudik seperti perbaikan jalan, keamanan, transportasi, dan sebagainya agar pemudik aman dan nyaman didalam perjalanan.




DAFTAR PUSTAKA

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mudik
http://www.pekalongankab.go.id/fasilitas-web/artikel/sosial-budaya/1219-penafsiran-mudik-lebaran-dalam-aspek-sosial-budaya-bangsa-indonesia-.html
https://endangdanial.wordpress.com/2013/07/02/fasilitas-jalan-untuk-arus-mudik-lebaranimplementasi-kebijakan-publik/

Maaf


embun pagi...
senja telah datang 
engkau disini dan aku disana
mungkin tandanya ??
tuhan tau yang terbaik buat kita


setiap senyum setiap detik
yang kau beri
tak pernah berarti buatku
tapi berarti dihatiku


terima kasih kau telah hadir
setiap hariku menjadi Indah
tapi maaf....
maaf aku tak bisa membalasnya

Rabu, 16 Januari 2013

dear diary

hari ini, 17-01-2013, aku bangun jam 02.30 WIB.... aku memulai hariku dengan senyuman indah :) lalu aku melanjutkan sholat tahajud dan sesudah itu aku makan pagi untuk bekalku nanti siang sampai maghrib menjelang karena hari ini aku berpuasa.... aku pun menunggu adzan subuh dengan belajar :) setalah itupun aku melaksanakan sholat subuh dan melanjutkan dengan membaca al-quran sampai tibanya waktu dimana aku harus mandi dan bersiap2 kesekolah...
aku sudah rapi dan aku siap pergi kesekolah dengan mencium tangan kedua orang tuaku..
dan akupun pergi dari rumah lalu mampir kerumah teman ku yang bernama nina untuk berangkat sekolah bersama... kami memang bersahabat sejak smp lalu ternyata sma kamipun sama... sudah deh...
aku masuk sekolah gak telat lhoooo... soalnya kemaren pak awan marah2...
aku pelajaran pertama sejarah... ngebosenin... uh bete..
aku pelajaran kedua b.arab, hmmm gak bisa.. terus temen aku bernama sapina suruh baca bahasa arab , dia lancar sekali membacanya,hebat bukan??
dan sampailah aku dikomputer ini dan bercerita kepada kalian :)
salam sayang, nadya

Rabu, 28 November 2012

Hewan Qurban

  Hewan qurban bagi orang Islam yaitu sesuatu yang diwajibkan bagi umat Islam yang mempunyai harta cukup untuk membersihkan harta bendanya.

 Syarat-syaratnya hewan qurban :
1. Hewan qurbannya berupa binatang ternak, yaitu unta, sapi dan kambing, baik domba atau kambing biasa.
2. Telah sampai usia yang dituntut syari’at berupa jaza’ah (berusia setengah tahun) dari domba atau tsaniyyah (berusia setahun penuh) dari yang lainnya.
3. Bebas dari aib (cacat) yang mencegah keabsahannya, yaitu apa yang telah dijelaskan dalam hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
4. Hewan qurban tersebut milik orang yang berqurban atau diperbolehkan (di izinkan) baginya untuk berqurban dengannya. Maka tidak sah berqurban dengan hewan hasil merampok dan mencuri, atau hewan tersebut milik dua orang yang beserikat kecuali dengan izin teman serikatnya tersebut.
5. Tidak ada hubungan dengan hakl orang lain. Maka tidak sah berqurban dengan hewan gadai dan hewan warisan sebelum warisannya di bagi.
6. Penyembelihan qurbannya harus terjadi pada waktu yang telah ditentukan syariat. Maka jika disembelih sebelum atau sesudah waktu tersebut, maka sembelihan qurbannya tidak sah.

hewan qurban bertujuan untuk agar orang-orang islam yang kurang mampu bisa merasakan kesenangan dihari raya idhul adha,karena alloh tidak suka orang yang bersedih ketika banyak orang lagi merasakan kegembiraan dan masih banyak lagi penjelasaan tentang hewan qurban...

GURU

KAU yang selalu Ada buat mengajar kami
KAU yang Tak pernah lelah
KAU pahlawan tanpa tanda jasa
Meski kami sering buat kau kecewa
                GURU...
                Tanpamu kami Tak ADA artinya
                Pengorbananmu yang tulus
                Keringat yang mengalir
                Demi memperjuangkan masa depan kami
Takkan ku lupakan jasa-jasamu
Maafkan kami...
GURU...

Jumat, 16 November 2012

"kerendahan hati" puisi oleh Taufik Ismail


Kalau engkau tak mampu menjadi beringin

Yang tegak di puncak bukit

Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,

Yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
Memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
Tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
Rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Selasa, 02 Oktober 2012

Hikmah Ramadhan

  Bulan ramadhan ini tahun 2012 terasa berbeda dari tahun sebelumnya dikarenakan anggota keluargaku tak lengkap. Kakakku tak pulang di puasa pertama yah gimana lagi itu bagian lagi pekerjaannya.

   Ditengah-tengah puasa kesibukan bertambah seperti PR menumpuk,pekerjaan yang diberikan orang tua semakin banyak seperti ingin menyerah untuk tidak berpuasa,tapi niatku hilang setelah mengingat puasa itu wajib bagi agama muslim.

    Senengnya dibulan Ramadhan itu bisa bangun sahur,buka puasa itu yang menjadikan aku rindu akan bulan Ramadhan. Apa lagi hari kemenangan rasanya hati ini bahagia sekali merasa telah memenangkan dan mengalahkan godaan-godaan yang ada selama 1bulan.


hikmahnya buat aku pastinya bisa tambah iman,menahan hawa hafsu,sabar, dan lain sebagainya

bulan ramadhan pasti akan selalu berkesan dihati sampai kapan pun.